Senin, 06 Juni 2011

SILABUS XII IPA


SILABUS

Mata Pelajaran                    : Biologi
Kelas/Program                     : XII/IPA
Semester                              : 1

Standar Kompetensi:          : 1. Melakukan percobaan pertumbuhan dan perkembangan pada tumbuhan.

Kompetensi Dasar

Materi Pembelajaran

Kegiatan Pembelajaran

Indikator

Penilaian


Alokasi
Waktu
(menit)
Sumber/
Bahan/Alat

1.1. Merencanakan percobaan pengaruh faktor luar terhadap pertumbuhan tumbuhan.

Merencanakan percobaan pertumbuhan.

·       Usulan berisikan latar belakang masalah, permasalahan, maksud dan tujuan, manfaat, rancangan eksperimen, alat/bahan yang dibutuhkan, waktu eksperimen, cara pengolahan data dst.

·       Pertumbuhan dan perkembangan.
Meliputi perubahan kuantitatif dan kualitatif yang irreversibel yang dimulai dengan pembelahan sel, pemanjangan dan diferensiasi.

·       Faktor-faktor yang mempengaruhi pertumbuhan.
Faktor-faktor yang mempengaruhi pertumbuhan, antara lain nutrisi, gen, hormon, dan lingkungan (suhu, cahaya).



Membuat rencana percobaan pengaruh faktor luar terhadap pertumbuhan
o         Merumuskan masalah dan menentukan hipotesis
o         Menentukan variabel (suhu, cahaya)
o         Melakukan studi literatur
o         Menentukan parameter (tinggi, jumlah daun)
o         Menentukan alat dan bahan yang digunakan
o         Membuat rancangan percobaan





o    Mengidentifikasi faktor luar yang mempengaruhi pertumbuhan berdasarkan studi literatur.

o    Memberikan argumentasi teori-teori pertumbuhaan tanaman

o    Menentukan variabel bebas dan variabel terikat

o    Menenetukan parameter pengukuran pertumbuhan suatu jenis tanaman

o    Melaporkan rancangan yang telah disusun









Jenis Tagihan:     Performansi, Tugas kelompok,   Ulangan 


Bentuk Tagihan:
Pengamatan sikap, unjuk kerja, produk,  Uraian, Pilihan ganda,


   



 8 X 45 ‘



Sumber:
Campbell, Biology, Erlangga

Alat:
Cawan petri

Bahan:
Biji kacang hijau.
Kapas
Air













1.2.  Melaksanakan percobaan pengaruh faktor luar terhadap pertumbuhan tumbuhan

Melaksanakan percobaan  pengaruh faktor luar terhadap pertumbuhan.

·       Melaksanakan percobaan sesuai dengan rancangan, mengamati dan mengambil data, mengolahan data, dan menarik kesimpulan dengan cermat.


Melakukan percobaan (merakit alat  dan bahan, memberikan perlakuan),  mengamati morfologi, anatomi daerah pertumbuhan ujung batang, pangkal akar/batang tanaman,
menghimpun data hasil dan menganalisis hasil percobaan melalui kerja kelompok.









o        Melalukan pengukuran dan pengamatan dengan benar
o        Membuat data tabel pengamatan faktor lingkungan selama pengamatan percobaan
o        Membuat data tabel hasil pengamatan pertumbuhan dengan sistematis
o        Melaporkan data hasil pengamatan













Jenis Tagihan:
Tugas kelompok, performans, ulangan.

Bentuk instrumen:
Produk, unjuk kerja, pengamatan sikap, pilihan ganda, uraian.







6 X 45’

Sumber:

Sumber:
Campbell, Biology, Erlangga

Alat:
Mikroskop, silet, kaca penutup, kaca objek, pipet, gelas kimia, OHP/komputer/LCD.

Bahan:
LKS, bahan presentasi, akar, batang tanaman kacang-kacangan.


1.3.  Mengkomunikasikan hasil percobaan pengaruh faktor luar terhadap pertumbuhan tumbuhan.
Mengkomunikasikan hasil percobaan.

·       Pertumbuhan dan Perkembangan
·       Pengaruh faktor eksternal terhadap pertumbuhan.
Faktor luar (cahaya, temperatur)

·       Teknik penyajian laporan dan presentasi hasil percobaan

Meyusun laporan tertulis hasil percobaan pengaruh faktor eksternal terhadap pertumbuhan tanaman.

Melakukan seminar atau presentasi hasil percobaan kelompok

·       Membedakan pengertian pertumbuhan dan perkembangan

·       Menjelaskan pertumbuhan primer pada tanaman.

·       Menjelaskan faktor-faktor eksternal (suhu, cahaya) yang mempengaruhi pertumbuhan primer pada tanaman

·       Mengaitkan pengaruh faktor internal (hormon, gen) dengan faktor eksternal hasil percobaan

·       Melakukan  seminar/presentasi hasil percobaan pengaruh faktor luar terhadap pertumbuhan.

Jenis tagihan:
Tugas kelompok, performans, ulangan.


Bentuk instrumen:
Produk, unjuk kerja, pengamatan sikap, pilihan ganda, uraian.




6 X 45’
Sumber:

Sumber:
Campbell, Biology, Erlangga


Alat:
OHP/komputer/LCD

Bahan:
LKS, bahan presentasi,
Tanaman yang berbuah.









SILABUS

Mata Pelajaran                    : Biologi
Kelas/Program                     : XII/IPA
Semester                              : 1

Standar Kompetensi:          :  2.  Memahami pentingnya proses metabolisme pada organisme.

Kompetensi Dasar

Materi Pembelajaran

Kegiatan Pembelajaran

Indikator

Penilaian


Alokasi
Waktu
(menit)
Sumber/
Bahan/Alat

2.1.  Mendeskripsikan fungsi enzim dalam proses metabolisme

Metabolisme.
·       Kerja/ fungsi enzim.
Enzim berperan dalam reaksi biokimia di dalam sel sebagai biokatalisator dan bekerjanya spesifik.

·       Sifat dan faktor-faktor yang mempengaruhi kerja enzim.
Enzim bekerja pada suatu substrat  yang bekerja spesifik, dan dipengaruhi oleh suhu, pH, konsentrasi  substrat/enzim, dll.









Melakukan  uji kerja enzim  katalase terhadap pengaruh pH, suhu  dll  pada jantung dan hati ayam melalui kerja kelompok.

Mendiskusikan  secara kelompok faktor-faktor yang  mempengaruhi kerja enzim dari hasil pengamatan.

Melakukan studi litertatur secara mandiri menemukan sifat dan faktor-faktor yang mempengaruhi kerja enzim.

·   Menjelaskan pengertian metabolisme.

·   Menemukan  faktor-faktor yang mempengaruhi kerja enzim.

·   Menceritakan kembali  cara menguji kerja enzim.

·   Menjelaskan fungsi enzim dalam metabolisme.

·   Mengidentifikasi ciri-ciri enzim.








Jenis tagihan:
Tugas kelompok,
Performans, ulangan.


Bentuk instrumen:
Produk, unjuk kerja, pengamatan sikap, pilihan ganda, uraian.



8 X  45’



Sumber:

Sumber:
Campbell, Biology, Erlangga

Alat:
Tabung reaksi, piala kimia, lumpang, alu, kai tiga, pembakar spiritus, OHP/komputer/LCD.

Bahan:
LKS, bahan presentas, hati dan jantung ayam, NaOH, HCl, air, es batu, korek api.

2.2.  Mendeskripsi-kan proses katabolisme dan anabolisme karbohidrat.



Katabolisme dan Anabolisme.
·       Respirasi sel.
Respirasi terdiri dari 3 tahapan, yaitu: gliko;isis, daur Krebs, dan transfer elektron. Respirasi aerob melibatkan oksigen sebagai penerima hidrogen, respirasi anaerob melibatkan senyawa kimia, seperti asam piruvat, asetilaldehid dll., sebagai penerima elektron terakhir pada transpor elektron.







·       Menganalisis skema/diagram tahapan respirasi  aerob dan anaerob melalui diskusi berpasangan.
·       Merancang dan melakukan fermentasi dengan bahan substitusi  (nasi putih, nasi merah, ubi jalar,  kentang dll) melalui penugasan individu.


·   Menjelaskan tahapan proses respirasi selular secara umum

·   Menjelaskan tempat terjadinya setiap tahapan respirasi sel.


·   Menjelaskan proses fermentasi gula.
·   Menghitung jumlah energi yang diperoleh dalam respirasi aerob dan anaerob.

·   Menjelaskan hasil yang diperoleh dari respirasi aerob dan anaerob.



Jenis tagihan:
Tugas Kelompok, Tugas Individu, Performans, ulangan.


Bentuk instrumen
Produk, Tes unjuk kerja, Tes sikap, Uraian, pilihan ganda



Sumber:
Sumber:
Campbell, Biology, Erlangga

Alat:
Tabung kaca, sumbat karet,
pipa kaca/selang platik, termometer.


Bahan:
Ragi, gula, air, fenoftalin
b

·       Fotosintesis.
Terjadi pada kloroplas dalam 2 tahap reaksi, yaitu reaksi terang dan reaksi gelap.

·       Melakukan Percobaan Ingenhouz  dengan berbagai perlakuan  (ditutup plastik transparan berbagai warna,  perubahan suhu, ditambahkan NaHCO3 dll) melalui kerja kelompok.

·       Melakukan percobaan Sachs melalui kerja kelompok.

·       Melakukan studi pustaka tentang tahapan kegiatan fotosintesis; reaksi terang dan reaksi gelap melalui kerja  berpasangan.

·       Mendiskusikan  charta tahapan reaksi terang dan reaksi gelap menemukan hasil akhir dari masing-masing tahapan melalui kegiatan diskusi kelas.


·       Menemukan faktor-faktor yang mempengaruhi kegiatan fotosintesis dan hasilnya.

·       Membuktikan bahwa fotosintesis menghasilkan amilum.

·       Menjelaskan tahapan reaksi fotosintesis; reaksi terang dan reaksi gelap.
·       Menjelaskan proses reaksi terang dan reaksi gelap dan hasilnya
Jenis tagihan:
Tugas Kelompok, Tugas Individu, Performans, ulangan.


Bentuk instrumen:
Produk, Tes unjuk kerja, Tes sikap, Uraian, pilihan ganda

Sumber:
Sumber:
Campbell, Biology, Erlangga


Alat:
Piala kimia, corong, tabung reaksi, plat tetea, pipet.


Bahan:
Hydrilla, NaHCO3, air, es batu, platik berwarna, alkohol. KI, Benedict, Biuret.

2.3.  Menjelaskan keterkaitan antara proses metabolime karbohidrat  dengan metabolisme lemak dan protein


·      Keterkaitan antara proses metabolisme karbohidrat dengan metabolisme lemak
Pada metabolisme,   dalam proses respirasi apabila kebutuhan  energi telah terpenuhi , maka senyawa antara proses respirasi yang tidak berlanjut ke tahapan berikutnya dapat disintesis menjadi komponen lemak. Seperti senyawa Gliseraldehida 3 Phosphat (G3P) dapat disentesis menjadi Gliserol. Dan melalui serangkaian reaksi kimia Asetil KoA yang juga merupakan senyawa antara pada proses respirasi selular akan mengalami penggabungan menjadi Asam lemak. Begitu pula pada katabolisme lemak gliserol dan asam lemak akan masuk jalur respirasi untuk melepaskan energi
·Keterkaitan antara proses metabolisme karbohidrat dengan metabolisme protein
Seperti halnya metabolisme lemak. Tubuh makhluk hidup menjalankan semua proses secara efisien. Dengan demikian senyawa antara yang tidak berlanjut ke tahapan berikutnya di sintesis menjadi senyawa lain. Senyawa antara dalam siklus Krebs yaitu, Asam alpha Ketoglutarat dapat disintesis menjadi asam amino glutamat. Dan melalui reaksi deaminasi dan trans-aminasi dapat dibentuk asam asam amino lainnya. Asam amino inilah  yang menjadi penyusun protein.
§     Menggali informasi tentang hubungan antara proses metabolisme karbohidrat dengan metabolisme lemak dan metabolisme protein
§     Membuat diagram alur hubungan metabolisme karbohidrta dengan metabolisme lemak dan protein


§     Menjelaskan hubungan antara proses metabolisme karbohidrat dengan metabolisme lemak dan metabolisme protein
§     Menganalisis senyawa antara pada metabolisme karbohidrat  yang dapat di sintesis menjadi komponen lemak dan asam amino
  
Jenis tagihan:
Tugas kelompok, ulangan.

Bentuk instrumen:
Produk, Pilihan ganda, uraian.
4 X 45
Sumber:
Sumber:
Campbell, Biology, Erlangga

Alat:
OHP/komputer/LCD.

Bahan:
LKS, Bahan presentasi, Charta kemosintesa bakteri.

 

SILABUS

Mata Pelajaran                    : Biologi
Kelas/Program                     : XII/IPA
Semester                              : 1

Standar Kompetensi:          :   3. Memahami konsep dasar dan prinsip-prinsip  hereditas serta implikasinya pada salingtemas.

Kompetensi Dasar

Materi Pembelajaran

Kegiatan Pembelajaran

Indikator

Penilaian


Alokasi
Waktu
(menit)
Sumber/
Bahan/Alat

3.1.  Menjelaskan konsep gen, DNA, dan kromosom.



DNA, gen dan kromosom

·       Konsep DNA, gen, dan kromosom
DNA merupakan substansi genetik yang  terdiri  dari rangkaian nukleotida yang terpilin(Watson dan Crick ). Setiap nukleotida  terdiri dari molekul deoksiribosa, basa nitrogen, dan gugus  fosfat. Gen adalah  substansi hereditas yang mengandung informasi polipeptida tertentu.
Kromosom merupakan untaian DNA dan protein histon.
·       Struktur dan fungsi DNA, RNA, dan kromosom
DNA dan RNA tersusun oleh gula ribosa dan basa nitrogen



Menggali informasi dari berbagai literatur tentang struktur dan pembagian kromosom .

Mengkaji dari literatur mengenai hubungan gen, DNA dan kromosom

Menggunakan gambar/model DNA
Watson dan Crick untuk mendeskripsikan struktur, sifat dan fungsi DNA
                                               
Membuat model DNA dengan bahan-bahan sederhana melalui tugas kelompok.



·    Menjelaskan hubungan antara gen, DNA dan kromosom

·    Mendeskripsikan struktur heliks DNA serta sifat dan fungsinya.

·    Mendeskripsikan struktur, sifat, dan fungsi RNA.

·    Mendeskripsikan hubungan antara DNA, gen, dan kromosom.




Jenis Tagihan:
Tugas kelompok, Tugas Individu,, Ulangan, Performans

Bentuk instrumen:
Produk, Uraian, pilihan ganda, unjuk kerja, penilaian sikap

4 X 45’


Sumber:
Sumber:
Campbell, Biology, Erlangga

Alat:
OHP/komputer/LCD,

Bahan:
LKS, bahan presentasi, gamabar struktur DNA, kromosom, RNA.


3.2.  Menjelaskan hubungan gen (DNA)-RNA-polipeptida dan sintesis protein



























Sintesis Protein
·       Hubungan DNA-RNA-Protein
Transkripsi DNA  akan membentuk RNA, RNA membawa pesan DNA untuk memilih polipeptida yang sesuai dalam sintesa protein.

·       Sintesis Protein.
Sintesis protein beralangsung melalui tahapan trankripsi, translasi yang melibaatkan DNA-RNA-polipeptida dan berbagai enzim.

·       Kode genetika.
Kode-kode genetik berupa urutan basa nitrogen 4 macam yang dapat menyusun variasi membentuk 20 macam asam amino.



Menganalisis hubungan DNA-RNA-polipeptida dan sintesis protein menggunakan charta melalui kerja berpasangan.

Mengkaji gambar proses replikasi dan transkripsi DNA melalui kerja berpasangan.

Mengkaji charta mengurutkan proses sintesis protein melalui kerja berpasangan.

Mengkaji literatur tentang kode genetika secara individual.


·                Menjelaskan hubungan DNA-RNA-polipeptida.

·                Mengurutkan proses tahapan sintesis protein.

·                Menjelaskan proses replikasi dan transkripsi DNA.

·                Menjelaskan proses penyampaian kode genetika.

·                Menjelaskan peran dan bagian-bagian yang terlibat dalam sintesis protein.

·                Menemukan macam-macam kode genetik


Jenis Tagihan:
Tugas kelompok, Tugas Individu, Ulangan.


Bentuk instrumen::
Produk, Uraian, pilihan ganda.


4 X 45’


Sumber:
Sumber:
Campbell, Biology, Erlangga


Alat:
OHP/komputer/LCD.

Bahan:
LKS, bahan presentasi, gambar proses sintesis protein, gambar kode genetika.

3.3.  Menjelaskan keterkaitan antara proses pembelahan mitosis dan meiosis dengan pewarisan sifat.



: Reproduksi sel
·       Mitosis.
Mitosis terjadi pada perbanyakan sel tubuh, dan menghasilkan sel anak dengan jumlah kromosom sama dengan sel induk (2n).
·       Meiosis.
Dalam meiosis terjadi 2 tahapan pembelahan. Meiosis 1 (pembelahan reduksi) dan meiosis 2  dengan hasil akhir 4 sel anak dengan jumlah kromosom n.

·       Gametogenesis.
Pembentukan gamet terjadi secara meiosis, berlangsung dalam alat perkembangbiakan jantan dan betina individu dewasa.


Melakukan pengamatan  mikroskopis pembelahan mitosis sel  akar bawang merah melalui kerja selompok.

Mendiskusikan tahapan, ciri-ciri  dan tempat terjadinya mitosis berdasarkan gambar  literatur melalui kerja kelompok.

Mendiskusikan tahapan, ciri-ciri , tempat terjadinya meiosis berdasarkan gambar literatur melalui kerja kelompok.

Membandingkan  proses, tahapan, fungsi mitosis dan meiosis menggunakan gambar melalui kerja kelompok.

Membandingkan berbagai gambar gametogenesis pada  berbagai hewan dan tumbuhan yang dikaitkan dengan pewarisan sifat melalui kerja kelompok.


·       Mengidentifikasi sel yang akan bereprodukasi.

·       Menjelaskan urutan tahapan mitosis.

·       Mengidentifikasi ciri-ciri dari tahapan mitosis.

·       Menunjukkan lokasi pada makhluk hidup yang mengalami mitosis.

·       Menjelaskan urutan tapahan meiosis.

·       Mengidentifikasi ciri-ciri tahapan meiosis.

·       Membedakan proses, tahapan, tempat terjadinya, fungsi  pembelahan mitosis dan meiosis.
·       Menjelaskan gametogenesis terkait dengan pewarisan sifat.



Jenis Tagihan:
Tugas kelompok, Performans, Ulangan.


Bentuk  instrumen:
Produk, uraian, pilhan ganda, unjuk kerja, pengamatan sikap

6 X 45’



Sumber:
Sumber:
Campbell, Biology, Erlangga

Alat :
OHP/komputer/LCD,
Mikroskop, silet, cawan petri, gelas kimia..

Bahan:
LKS, bahan presentasi, bawang merah, asetokarmin, gambar mitosis, meiosis, gambar gametogenesis pada berbagai,akhluk.


3.4.  Menerapkan prinsip hereditas dalam mekanisme pewarisan sifat.


Prinsip hereditas dan mekanisme pewarisan sifat.
·       Hereditas Mendel.
Pewarisan sifat dari hasil persilangan memiliki prinsip-prinsip tertentu sesuai yang dikemukakan dalam Hukum Mendel I dan Hukum Mendel II.

·       Penyimpangan semu Hukum Mendel.
Angka-angka perbandingan fenotip tidak selalu sama seperti yang dikemukakan Mendel, karena sebab  tertentu, seperti atavisme, polimeri, kriptomeri, epistasis-hipostasis.


·       Pola-pola hereditas.
Pewarisan sifat dari induk kepada keturunannya melalui gamet dengan mengikuti aturan tertentu, antara lain: tautan, tautan seks, pindah silang, determinasi seks, gen letal, nondisjungsi, dll.

·       Hereditas pada manusia.
Sifat-sifat manusia diturunkan pada keturunannya mengikuti pola pewarisan tertentu. Ada yang melalui kromosom X, Y atau kromosom autosom.



Menyaksikan video tentang usaha Mendel menemukan prinsip-prinsip hereditas.

Mengkaji literatur dan menganalisis tentang berbagai penyimpangan semu hukum Mendel, seperti  atavisme, polimeri, kriptomeri, epistasis-hipostasis, melalui kerja kelompok dan diskusi kelas.

Melakukan penyilangan  tanaman  bunga sejenis yang tersedia di halaman sekolah melalui kerja kelompok.


Menemukan dari literatur pola-pola hereditas, seperti tautan, tautan seks, determinasi sseks, gen letal, nondisjungsi, dll. Melalui kerja kelompok dan diskusi kelas.

Menganalisis dari bahan literatur atas cacat, penyakit, kelainan pada manusia, seperti buta warna, albino, hemofili, gangguan mental, dll.  bagaimana cara mempelajari pola pewarisan , pewarisan sifat dan cara menghindarinya melalui kerja kelompok dan diskusi kelas.


·       Menemukan hipotesa yang diajukan Mendel tentang pewarisan sifat.

·       Menceritakan usaha Mendel menemukan prinsip-prinsip dasar pewarisan sifat.

·       Menerapan hukum Mendel dalam persilangan teoritis.

·       Menjelaskan penyebab penyimpangan-penyimpangan semu hukum Mendel.

·       Menerapkan penyilangan secara teoritis penyimpangan semu hukum Mendel .

·       Menjelaskan bagaimana usaha mempelajari pola pewarisan sifat pada manusia.


·       Mengidentifikasi cacat, penyakit, kelaianan, dan pola pewarisannya pada manusia

·       Menjelaskan cara-cara menghindari terjadinya pewarisan sifat yang merugikan.


Jenis Tagihan:
Tugas individu, Tugas kelompok, Performans, ulangan.

Bentuk instrumen:
Produk, unjuk kerja, pengamatan sikap, uraian dan pilihan ganda.



8 X 45’



Sumber:
Sumber:
Campbell, Biology, Erlangga


Alat:
VCD/CD player, OHP/komputer/LCD.


Bahan:
LKS, bahan presentasi, CD/Video tentang mendel, Charta berbagai penyimpangan semu, Gambar cacat/kelainan pada manusia.



3.5.  Menjelaskan peristiwa mutasi dan implikasinya dalam salingtemas.

Mutasi dan implikasinya.
·       Macam mutasi dan penyebabnya.
Mutasi terjadi karena adanya perubahan DNA dan kromosom. Penyebab mutasi dapat berupa zat kimia, faktor fisik, ataupun faktor biologi.

·       Mutasi alami dan mutasi buatan.
Mutasi alami penyebabnya tidak diketahui. Mutasi buatan dilakukan dengan direncanakan, misalnya dengan radiasi sinar X, penyisipan DNA dll.

·       Implikasi mutasi alami dan buatan
Mutasi secara alami lebih banyak merugikan manusia. Implikasi mutasi alami pada manusia misalnya terjadinya kanker. Mutasi pada mikroorganisme berkaitan dengan sifat sensitifitas terhadap antibiotik. Mutasi yang direncanakan/buatan disesuai kan dengan tujuan, misalnya pada teknologi pasca panen agar biji lebih tahan terhadap serangan organisme perusak biji.



Melakukan kajian literatur menemukan macam-macam mutasi dan penyebabnya.

Menganalisis gambar  mutasi yang terjadi pada kromosom dan gen menemukan  aneka ragam mutasi melalui kerja kelompok.

Menghimpun  hasil mutasi yang pernah dibuat manusia , menganalisis keuntungan dan kerugiannya.



·       Menjelaskan macam mutasi dan penyebabnya.

·       Mengidentifikasi ragam mutasi pada kromosom dan gen.

·       Menjelaskan berbagai mutasi yang dihasilkan manusia, dengan teknologi yang digunakan.

·       Menjelaskan keuntungan dan kerugian dari berbagai peristiwa mutasi.



Jenis Tagihan:
Tugas individu, tugas kelompok, ulangan.


Bentuk Instrumen
Produk, Uraian, pilihan ganda dan pengamatan sikap



2 X 45’



Sumber:
Sumber:
Campbell, Biology, Erlangga


Alat:
OHP/komputer/LCD.

Bahan:
LKS, bahan presentasi, gambar-gambar mutasi gen dan kromosom

















SILABUS

Mata Pelajaran                    : Biologi
Kelas/Program                     : XII/IPA
Semester                              : 2

Standar Kompetensi:          :   4. Memahami teori evolusi serta implikasinya pada salingtemas.
.

Kompetensi Dasar

Materi Pembelajaran

Kegiatan Pembelajaran

Indikator

Penilaian


Alokasi
Waktu
(menit)
Sumber/
Bahan/Alat

4.1.  Menjelaskan teori, prinsip, dan mekanisme evolusi biologi


Teori, prinsip, dan mekanisme evolusi.
·   Teori-teori evolusi.
Evolusi menjelaskan perkembangan makhluk hidup secara bertahap dalam jangka waktu lama dari bentuk sederhana menuju bentuk yang lebih kompleks. Terdapat beberapa teori yang dapat menjelaskan perubahan makhluk hidup secara evolusi, antara lain teori Lamarck. Teori Darwin, Teori Wallace, Teori Weismann.

·   Faktor, petunjuk pendukung evolusi.
Fenomena evolusi menjelaskan perubahan makhluk hidup karena seleksi alam dan bersifat menurun. Adanya evolusi dapat diperlihatkan melalui fosil, homologi, embriologi perbandingan, dll.

·   Mutasi dan evolusi.
Mutasi menjadi faktor yang menentukan terjadinya evolusi. Mutasi yang berjalan terus-menerus dapat mengakibatkan munculnya varietas baru yang berbeda dengan moyangnya yang mengakibatkan terjadinya proses evolusi.

·   Mekanisme evolusi.
Mekanisme evolusi menjelaskan peristiwa evolusi yang dapat disebabkan oleh adanya mutasi gen dan seleksai alam pada suatu populasi. Mekanismenya dapat dijelaskan dengan Hukum Hardy-Weinberg yang menunjukkan hubungan antara frekuensi gen dan frekuensi genotip pada suatu populasi, dengan persyaratan tertentu.











Melakukan kajian literatur tentang teori-teori evolusi dari  berbgai ahli melalui kerja kelompok.

Melakukan kajian dari chart/gambar dari bukti-bukti evolusi faktor dan petunjuk adanya evolusi melalui kerja kelompok.

Melakukan kajian literatur kaitan antara mutasi dan evolusi diserta gambar-gambar pendukung melalui kerja kelompok.

Mengkaji  hukum Hardy-Weinberg menemukan prinsip-prinsip mekanisme terjadinya evolusi  melalui kerja mandiri.




·       Menjelaskan berbagai teori evolusi.

·       Menjelaskan pokok-pokok pikiran teori evolusi Darwin.

·       Menemukan faktor-faktor dan petunjuk-petunjuk pendukung terjadinya evolusi.


·       Mendeskripsikan keterkaitan antara mutasi dan evolusi.

·       Menjelaskan prinsip-rinsip dasar hukum Hardy-Weinberg.

·       Menerapkan hukum Hardy-Weinberg secara teoritis.

·       Menjelaskan proses spesiasi




Jenis Tagihan:
Tugas kelompok, tugas individu.  performans, ulangan.



Bentuk Instrumen:
Produk, pengamatan sikap,  pilihan ganda, uraian.




10 X 45’




Sumber:
Sumber:
Campbell, Biology, Erlangga

Alat:
OHP/komputer/LCD


Bahan:
LKS, Bahan presentasi, gambar/charta berbagai bukti evolusi


4.2Mengkomunikasikan hasil studi evolusi


·   Beberapa studi tentang evolusi










·       Menggali informasi proses evolusi makhluk hidup tertentu

·       Menjelaskan studi tentang evolusi organisme tertentu


Jenis Tagihan:
ulangan.

Bentuk instrumen:
Essay


2 X 45


Sumber:
Sumber:
Campbell, Biology, Erlangga


Alat:
OHP/komputer/LCD


Bahan:, Bahan Presentasi,


4.3.  Mendeskripsikan  kecenderungan baru tentang teori evolusi

·       Kecenderungan baru teori evolusi.
·       Pandangan baru terhadap evolusi oleh Harun Yahya dan Teori Inteligent Design
·       Kedua pandangan tersebut menyatakan bahwa makhluk hidup yang terdapat di bumi diciptakan dengan rencana cerdas dan bukan karena ketidak sengajaan .



·       Melakukan kajian literatur tentang pandangan  baru evolusi Harun Yahya dan Teori Inteligent Design
·       Mendiskusikan kecenderungan baru teori evolusi.

·       Menjelaskan pandangan-pandangan baru terhadap teori evolusi
·       Menyimpulkan bahwa pandangan –pandangan tersebut membuktikan bahwa sains bersifat tentatif yaitu dapat desempurnakan apabila ditemukan bukti-bukti ilmiah
·       Menganalisis pandangan-pandangan baru tersebut


Jenis tagihan:
Tugas individu, tugas kelompok. Performans, ulangan


Bentuk instrumen:
Produk, pengamatan sikap, pilihan ganda dan uraian.






2 x 45





Sumber:
Sumber:
Campbell, Biology, Erlangga
http. //www.intelligentdesignnetwork.org
Alat:
Video/Cd player, OHP/komputer/LCD
Bahan:
LKS, Bahan presentasi, Video/CD Harun yahya tentang evolusi.

 



Standar Kompetensi:          : 5. Memahami prinsip-prinsip dasar bioteknologi serta implikasinya pada salingtemas.

Kompetensi Dasar

Materi Pembelajaran

Kegiatan Pembelajaran

Indikator

Penilaian


Alokasi
Waktu
(menit)
Sumber/
Bahan/Alat


5.1   Menjelaskan arti, prinsip dasar, dan jenis-jenis bioteknologi..


Bioteknologi
·       Arti dan Prinsip dasar Bioteknologi.
Bioteknologi dikembangkan untuk meningkatkan nilai tambah bahan mentah dengan memanfaatkan mikroorganisme atau bagian-bagiannya. Sehingga dihasilkan produk dan jasa. Bioteknologi melibatkan cabang ilmu mikrobiologi, biokimia, genetika, biologi molekuler , biologi sel
·       Jenis-jenis Bioteknologi.
Bioteknologi dapat dikembangkan melalui kultur jaringan, transplantasi gen dan rekayasa genetika.




Menggali informasi tentang bioteknologi dan perkembangannya, melalui studi literatur

Menganalisis berbagai produk hasil bioteknologi konvensional dan modern melalui studi literatur

Menggunakan charta/gambar rekayasa genetika menemukan agen bioteknologi dan tahapan proses rekayasa genetika.





·       Menjelaskan ruang lingkup bioteknologi

·       Menjelaskan rinsip-prinsip dasar bioteknologi.

·       Membedakan bioteknologi konvensional dan modern.

·       Membrikan contoh produk bioteknologi

·       Menjelaskan proses rekayasa genetika.





Jenis tagihan:
Tugas kelompok, Performans, ulangan.

Bentuk instrumen:
Produk, pengamatan sikap, pilihan ganda dan uraian




10 X 45’




Sumber:
Sumber:
Campbell, Biology, Erlangga

Alat:
OHP/komputer/LCD.

Bahan:



LKS, bahan presentasi, kecap, tauco, tempe dll.,charta/gambar rekayasa genetika.

5.2.  Mendeskripsikan implikasi bioteknologi pada sains, lingkungan , teknologi, dan masyarakat.

·       Peran dan implikasi hasil Bioteknologi.
·       Implikasi bioteknologi pada Sains lingkungan , teknologi, dan masyarakat

·       Dampak pemanfaatan bioteknologi.
Produk bioteknologi bermanfaat meningkatkan kesejahteraan manusia, dilain pihak diragukan keamanannya, seperti produk transgenik.
·       Mendata penerapan  bioteknologi pada bahan pangan, sandang, industri, perbaikan kualitas lingkungan dan medis melalui observasi lapangan ke pasar, rumah sakit, apotik, industri dll...

·       Menganalisa dampak pemanfaatan produk bioteknologi, seperti  makanan produk transgenik, kultur jaringan

·       Membuat produk bioteknologi konvensional, seperi nata de coco, tempe,  tauco,  dll secara berkelompok

·       Menidentifikasi sumber-sumber agen bioteknologi dan produk yang dihasilkan.

·       Menjelaskan keuntungan dan kerugian diperolehnya produk bioteknologi.

·       Menjelaskan dampak  pemanfaatan hasil produk bioteknologi di berbagai bidang.

·       Menunjukkan hasil produk bioteknologi konvensional



Jenis tagihan:
Tugas individu, tugas kelompok, Performans, Ulangan.


Bentuk instrumen:
Produk, unjuk kerja, pengamatan sikap, pilihan ganda, dan uraian.

6 X 45

Sumber:
Sumber:
Campbell, Biology, Erlangga


Alat:
OHP/komputer/LCD.


Bahan:
Gambar-gambar produk bioteknologi, LKS, bahan presentasi.





Tidak ada komentar:

Poskan Komentar